RSPON- — Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan neurologi, khususnya pada penanganan pasca stroke, Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON Mahar Mardjono Jakarta) Mahar Mardjono Jakarta) menyelenggarakan Program Peningkatan Kapasitas Diagnosis Post-Stroke Cognitive Impairment bagi residen neurologi di Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan di 4 (Empat) Kota dan dimulai di Kota Makassar sebagai bagian dari langkah strategis penguatan kompetensi tenaga medis di bidang neurologi.
Program Peningkatan Kapasitas Diagnosis PSCI pada Residen Neurologi di Indonesia merupakan inisiatif yang digagas oleh Direktur SDM, Penelitian, dan Pendidikan RSPON Mahar Mardjono Jakarta, (Prof. Dr. dr. Syahrul, Sp.S(K)), bersama research fellow Clinical Research Unit (CRU) RSPON Mahar Mardjono Jakarta, (dr. Galih Ricci Muchamad, MSc). Program ini menargetkan residen neurologi dari empat institusi pendidikan di Indonesia, yaitu Universitas Hasanuddin, Universitas Airlangga, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Syiah Kuala
Diagnosis Post-Stroke Cognitive Impairment (PSCI) sendiri dikutip dari(https://practicalneurology-com.translate.goog/diseases-diagnoses/stroke/poststroke-cognitive-impairment-and-dementia. merujuk pada kondisi gangguan fungsi kognitif yang terjadi atau berkembang setelah serangan stroke, terlepas dari etiologi atau proses patologis yang mendasarinya. Kondisi ini mencakup spektrum luas, mulai dari penurunan kognitif ringan (Mild Cognitive Impairment) hingga demensia berat yang mengganggu aktivitas sehari-hari.
Namun demikian, diagnosis PSCI masih sering terlewatkan dalam praktik klinis, antara lain akibat keterbatasan kompetensi dalam skrining kognitif, keterbatasan fasilitas memory clinic, serta modalitas diagnostik lainnya. Padahal, prevalensi PSCI diperkirakan akan meningkat hingga 27,6% dari seluruh pasien stroke pada tahun 2030.
Program ini didanai oleh Lundbeck Foundation melalui Neurotorium, secara resmi dimulai di Universitas Hasanuddin, Makassar pada 8 April 2026. Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), serta Wakil Dekan II Fakultas Kedokteran, Prof. dr. Firdaus Hamid, Ph.D., Sp.MK(K)
Dalam pelaksanaannya, RSPON Mahar Mardjono Jakarta menghadirkan narasumber berpengalaman di tingkat nasional dan internasional, yaitu Dr. Deidre Anne De Silva (Vice President, World Stroke Organization), Dr. dr. Silvia F. Lumempouw, Sp.N(K) selaku Dokter Neurologi Konsultan Neurobehavior, serta Prof. Dr. dr. Syahrul, Sp.S(K). Adapun kurikulum yang disampaikan mencakup epidemiologi stroke dan gejala pasca stroke, PSCI dan konsekuensi klinisnya, instrumen skrining kognitif, serta alur pelayanan rujukan PSCI di Indonesia.
Kegiatan ini mendapatkan respon yang positif dan atusius dari lebih dari 100 peserta yang hadir. Program ini dinilai mampu meningkatkan kompetensi residen neurologi dalam deteksi dini serta manajemen pelayanan kesehatan bagi pasien pasca stroke, khususnya terkait gangguan kognitif.
Rangkaian kegiatan ini dilanjutkan dengan hospital visit ke rumah sakit di Makassar yang diterima oleh Pelaksana Harian Direktur Medik dan Keperawatan, dr. Andi Tenrisanna Dewi, Sp.M(K), MARS. Dalam kesempatan tersebut, Dr. Deidre Anne De Silva turut membagikan pengalaman dalam penanganan stroke di Singapore General Hospital, serta memperkenalkan berbagai kanal pendidikan yang disediakan oleh World Stroke Organization.
Selain itu, Prof. Dr. dr. Syahrul, Sp.S(K) juga membuka peluang kolaborasi dalam bidang penelitian dan pendidikan antara RSPON Mahar Mardjono Jakarta dengan Rumah Sakit Makassar, sebagai bagian dari upaya memperkuat jejaring layanan stroke nasional.
Melalui program ini, RSPON Mahar Mardjono Jakarta menegaskan komitmennya sebagai pusat rujukan nasional dalam bidang kesehatan otak untuk terus berkontribusi dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, serta mendorong peningkatan kualitas layanan pasien stroke di Indonesia secara berkelanjutan.(a.n-Humas)
Berita Terkini
RSPON Perkuat Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan melalui Penandatanganan PKS dengan PT. Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia
🧠 Berita RSPON – Koordinasi Antar Penyelenggara Jaminan (KAPJ) atau yang dikenal dalam skema
Contract Signing Ceremony Pengadaan Peralatan Medis, RSPON Mahar Mardjono Jakarta Mantapkan Pengembangan Layanan Melalui Hibah Invest International - Belanda
🧠 Berita RSPON – Sebagai langkah untuk terus memberikan layanan kesehatan paripurna, Rumah S
RSPON Mahar Mardjono Jakarta Terima Kunjungan Kaji Banding RSUD Kepulauan Seribu untuk Pengembangan Layanan Stroke
Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono Jakart
Field Visit Health Leadership Course ADB: Belajar Transformasi Layanan dan Green Hospital di RSPON Mahar Mardjono Jakarta
🧠 Berita RSPON – Sebagai bentuk pemberian kesempatan kepada peserta dalam memperoleh pembela
RSPON Mahar Mardjono Jakarta Dukung Peresmian Kampung Siaga TBC di Pulogadung, Perkuat Edukasi dan Pencegahan TBC
RSPON- Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON Mahar Mardjono
RSPON Mahar Mardjono Jakarta Dorong Deteksi Dini serta Perawatan Pasien Alzheimer melalui Edukasi Pasien dan Keluarga
🧠 Berita RSPON – Rumah Sakit Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono Jakarta (RSPON
RSPON Mahar Mardjono Jakarta Siap Paripurna pada Penilaian Akreditasi 2026
Arsip Berita